Setiap jam enam sore, lagu Letto – ‘Sejenak’ berkumandang disetiap sudut ruangan keluarga di Indonesia. Bagaimana tidak? Lagu Letto ini dijadikan sebagai lagu Soundtrack di salah satu sinetron televisi swasta, dan sinetron ini cukup digemari oleh seluruh keluarga di Indonesia. Sebut saja Diva judulnya.
Sinetron Diva bukanlah satu-satunya sinteron yang memasangkan lagu laris sebagai Soundtrack Openingnya. Beberapa judul sinetron mulai dari yang sudah tayang mencapai 100 episode lebih hingga sinteron yang bakal tayang, tak mau ketinggalan memasangkan lagu keren yang diambil dari album band indie atau penyanyi yang lagi ngetop. Ungu, Samson, Letto, Peterpan, Radja, dan Melly adalah beberapa contoh penyanyi yang lagunya sering mendengung di telinga kita.
Sepertinya hal ini sudah menjadi langkah kerjasama bisnis yang menguntungkan. Bagi pihak produser sinetron, soundtrack adalah langkah awal untuk bisa memperoleh ratting pada perebutan jumlah penonton televisi, bayangkan jika dari soundtrak saja orang tidak suka, bagaimana dengan cerita sinetronnya? Minimal, penonton akan diajak melihat adegan design Openingnya sambil mendengar lagu kesukaannya dengan harapan akan terpancing untuk menonton dan mengikuti alur ceritanya. Dan bagi produser rekaman, of course ini adalah langkah marketing yang cukup efektif, apalagi jika sinetron tersebut sinetron tayang hampir setiap hari. Secara tak langsung penonton yang awalnya belum tahu mengenai lagu itu, dibuat penasaran dengan siapa penyanyi dibalik lagu soundtrack sinetron tersebut, tak jarang justru masyarakat lebih mengenal lagu tersebut lewat sinetron ketimbang menonton video clip ataupun mendengarnya lewat radio.
Letto sebagai salah satu grup band Indonesia yang lagi naik daun, tak menampik kalau penggunaan lagunya sebagai salah satu soundtrack sinetron juga ikut membantu melambungkan namanya. Awal kemunculan album Letto dengan single Sampai Nanti, Sampai Mati dianggap biasa-biasa aja. Bahkan lagunya pun jarang bergaung di televisi maupun radio. Pernah pada awal penampilannya di jogja, lagu semegah sandaran hati, ruang rindu, & Sebenarnya Cinta (yang pada akhirnya laris jadi soundtrack) tidak terdengar enaknya, baru saat mereka membawakan Sampai Nanti Sampai Mati barulah penonton sadar kalau Letto barun saja tampil. Posisinya pada chart di beberapa tangga lagupun (prambors, mtv ampuh) tidak bertahan lama. Promosi manggung di stasiun televisipun masih sekedar lewat (tampil di ceriwis TransTV, dll). Dan sepertinya masyarakatpun enggan membeli albumnya, karena khawatir lagu-lagu yang ditawarkan kurang enak dikuping. Ketika Sinemart (salah satu Production House (PH) ternama di Indonesia) berani memasangkan lagu-lagu letto pada beberapa Sinetronnya. Tercetaklah beberapa hits single yang betul-betul menggaung di telinga. Sandaran hati, Ruang rindu, Sebenarnya Cinta adalah singles sukses album Letto. Kejelian Sinemart, ikut membantu mempromosikan album Letto hingga dikenal masyarakat luas. Tak pelak, jam terbang Letto pun membumbung. Bisa dibilang lagu hits single lebih dahulu diketahui lewat sinetron ketimbang lewat video clipnya.
Kerjasama Sinergis antara PH dan Indie Labels memang sudah berjalan lama, sejak makin semaraknya persinetronan Indonesia yang saling berebut penonton. Berbagai upaya dilakukan untuk meraup jumlah penonton mulai dari memasangkan bintang-bintang seger sampai pemasangan lagu hits single sebagai design openingnya. Bahkan hal inipun kembali menghidupkan perfilman indonesia yang hampir 10 tahun lebih mati suri. Masih melekat dalam ingatan kita bagaimana kesuksesan Melly Goeslaw dalam menggarap Album Original Soundtrack (OST)nya Ada Apa dengan Cinta (A2DC) yang mendongkrak bioskop Indonesia. Dan menjadikan film A2DC sebagai Box Office yang fenomenal ditengah suramnya perfilman Indonesia. Kesuksesan A2DC pun langsung didaur ulang oleh Melly dengan munculnya Eifell I’m In Love yang juga Box Office, kesuksesan film-film tersebut kemudian diikuti oleh beberapa judul film yang mencoba memasangkan Band-band terkenal untuk mengisi album OSTnya, sebut saja Sheila On 7 (30 Hari Mencari Cinta), Peterpan (Alexandria), Gigi (Brownies), Once (Dealova), dan beberapa soundtrack hits single yang sukses dibawakan penyanyi sekaligus pemeran dalam filmnya sebut saja pasangan Acha dan Irwansyah, Bunga Citra Lestari, sampai Titi Kamal
Am Em
sebelum waktumu terasa terburu
C Em D
sebelum lelahmu menutup mata
Am Em
adakah langkahmu terisi ambisi
C Em D
apakah kalbumu terasa sunyi
Em C G D/F#
luangkanlah sejenak detik dalam hidupmu
Em C A D
berikanlah rindumu pada denting waktu
Em C G D/F#
luangkanlah sejenak detik dalam sibukmu
C G Em D
dan lihatlah warna kemesraan dan cinta
Am Em
sebelum hidupmu terhalang nafasmu
C Em D
sesudah nafsumu tak terbelenggu
Am Em
indahnya membisu tandai yang berlalu
C Em D
bahasa tubuhmu mengartikan rindu
Em C G D/F#
luangkanlah sejenak detik dalam hidupmu
Em C A D
berikanlah rindumu pada denting waktu
Em C G D/F#
luangkanlah sejenak detik dalam sibukmu
Em C G D
dan lihatlah warna kemesraan dan cinta
C G C G
yang tlah semu.. yang tak semu..
C G Am D
dan tak semu…uu…dah itu